Jumat, 24 April 2026

BIMTEK SATU MU : Penguatan Tata Kelola Keuangan dan Optimalisasi E-KTM di Tanggamus

 

Gisting – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanggamus menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Satu Data Muhammadiyah (SATU MU) yang melibatkan seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Ranting se-Kabupaten Tanggamus. Kegiatan ini berfokus pada penguatan tata kelola keuangan organisasi melalui pembukaan rekening Danamon Syariah serta optimalisasi penggunaan sistem digital Elektronik Kartu Tanda Muhammadiya (E-KTM).

BIMTEK ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana di lingkungan Muhammadiyah, khususnya di wilayah Tanggamus. Seluruh peserta mendapatkan pemahaman teknis terkait tata kelola penggunaan dana (takola), termasuk mekanisme pencatatan, pelaporan, hingga sistem kontrol keuangan yang lebih modern dan terintegrasi.

Drs. H.M. Saleh, SE, MM. Ketua PDM Tanggamus dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya transformasi digital organisasi. “Melalui BIMTEK SATU MU ini, kita ingin memastikan bahwa pengelolaan keuangan Muhammadiyah di semua tingkatan berjalan tertib, transparan, dan sesuai prinsip syariah,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya optimalisasi penggunaan E-KTM (Elektronik Kartu Tanda Muhammadiyah). Sistem ini diharapkan dapat mempermudah pembayaran iuran anggota secara digital, sehingga lebih praktis, aman, dan terdokumentasi dengan baik.

Dengan adanya integrasi antara rekening syariah dan sistem E-KTM, diharapkan seluruh PCM dan Ranting dapat lebih mudah dalam mengelola iuran anggota serta meningkatkan partisipasi warga Muhammadiyah dalam mendukung program organisasi.

Rizky dari Tim Bank Danamon Syariah yang merupakan Mitra Muhammadiyah dalam materinya menyampaiakan Kerjasama Danamon Syariah dan Muhammadiyah berfokus pada digitalisasi finansial melalui ekosistem Satu Data Muhammadiyah (SatuMu) untuk meningkatkan efisiensi tata kelola keuangan. Kolaborasi ini mencakup penyediaan layanan perbankan syariah terintegrasi, pengembangan ekonomi umat, serta inisiatif digital seperti kartu anggota. 

Poin-Poin Penting Kerjasama diantaranya adalah :

Transformasi Digital (SatuMu): Bank Danamon dan Muhammadiyah memperkuat ekosistem digital SatuMu untuk menciptakan sistem data yang lebih aman, transparan, dan modern.

Optimalisasi Layanan Syariah: Danamon Syariah menyediakan layanan perbankan terpadu bagi institusi dan warga Muhammadiyah.

Pengembangan Ekonomi Umat & UMKM: Kolaborasi ini mencakup peningkatan kualitas UMKM, termasuk kerjasama khusus dengan Lazismu untuk program ekonomi, seperti yang terjalin dengan PWM 

Pembaruan MoU: Kedua pihak secara rutin memperbarui nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kolaborasi strategis jangka panjang.

Produk Inovatif: Contoh nyata kerjasama adalah penerbitan Kartu Museum Muhammadiyah yang berfungsi sebagai alat pembayaran

Para peserta dibekali pemahaman konsep dan teknis terkait pengelolaan serta pemanfaatan platform SatuMu, termasuk proses verifikasi data, peran agen, dan optimalisasi sistem dalam mendukung tata kelola organisasi Muhammadiyah yang modern, tertib administrasi, dan berbasis digital yang langsung di bimbing dari Tim SatuMu dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung.

Kegiatan BIMTEK berlangsung dengan antusias, diikuti oleh perwakilan dari seluruh cabang dan ranting se-Tanggamus. Ke depan, program ini diharapkan menjadi model pengelolaan keuangan modern yang dapat diterapkan secara luas di lingkungan Muhammadiyah.(Adam)


Minggu, 19 April 2026

Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanggamus Menyelenggarakan Pengajian Rutin Bulanan.

 

Kotaagung – Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tanggamus menyelenggarakan pengajian bulanan pada Ahad, 19 April 2026 di Gedung Dakwah PDM kabupaten Tanggamus. Kegiatan ini mengangkat tema “Menjaga Tauhid Warga Persyarikatan Muhammadiyah” sebagai upaya memperkuat akidah dan komitmen keislaman warga Muhammadiyah.

Pengajian di hadiri oleh Pleno Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanggamus beserta UPT Majelis dan Lembaga PDM Tanggamus, Pimpinan Cabang dan Ranting, Ortom, Warga Perserikatan Muhammadiyah serta Simpatisan Muhammadiyah Se Kabupaten Tanggamus,

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanggamus Drs. H. M Saleh, SE, MM dalam sambutanya menyampaiakan berdasarkan Fatwa Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Kebolehan pengalihan penyembelihan hewan Dam (Khususnya haji tamattu’  dan qiram) tidak wajib di Makkah, tetapi di perbolehkan di Negara asal jamaah (tanah air) maka KBIH Ahmad Dahlan Gisting akan melaksanan penyembelihan hewan Dam di daerah Asal yaitu Tanggamus

Dr. Samsul Hilal, M.Pd yang merupakan Pleno Pimpinan Wilayah (PWM) Lampung Dalam penyampaian materinya menekankan pentingnya menjaga kemurnian tauhid dari berbagai bentuk penyimpangan, baik yang bersifat tradisi maupun pengaruh pemikiran yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Tauhid sebagai fondasi utama dalam beragama menjadi perhatian serius dalam gerakan Muhammadiyah. Oleh karena itu, warga persyarikatan diharapkan senantiasa berpegang teguh pada Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta menjauhi praktik-praktik yang dapat merusak akidah.

Syamsul Hilal juga menyampaiakan Warga perserikatan Muhammadiyah hendahlah meniru Lebah karena Lebah adalah satu hewan yang istimewa dan unik. Mereka adalah hewan yang diperintahkan Allah untuk melaksanakan tugas-tugasnya di muka bumi. Dengan kata lain, hewan lebah ini telah diberikan wahyu oleh Allah tentang fitrahnya di dunia. Adapaun perihal ini telah dijelaskan Allah dalam surat An-Nahl ayat 68:

“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).”

Lebah menjadi salah satu hewan yang namanya tidak hanya disebut dalam Al-Quran, melainkan dijadikan nama surat, yaitu An-Nahl. Allah menciptakan sebuah makhluk yang sangat istimewa yaitu lebah yang mempunyai manfaat bagi manusia. Salah satu keistimewaan lebah ialah, koloni-koloni lebah menghasilkan madu. Madu tersebut telah menjadi konsumsi yang lazim bagi manusia bahkan seringkali digunakan untuk obat. Karena keistimewaan tersebut manusia hingga hari ini terus menerus membudidayakan lebah madu

PDM Tanggamus dalam kesempatan tersebut juga mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk terus meningkatkan pemahaman agama melalui pengajian rutin, sehingga nilai-nilai tauhid dapat terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam aktivitas persyarikatan.(Pak B)

Sabtu, 11 April 2026

LAZISMU Kotaagung Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Qurban 1447 H

 


Kotaagung – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Kantor Layanan (KLL) PCM Kotaagung menggelar rapat persiapan pelaksanaan qurban.

Rapat tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai, bertempat di SMKS Muhammadiyah 1 Kotaagung.

Undangan rapat ditujukan kepada sejumlah pihak penting, antara lain Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kotaagung dan Pleno, para kepala sekolah di lingkungan Muhammadiyah (SMA, SMK, SMP, SD, TK ABA 1 dan TK ABA 2), serta anggota Lazismu Kotaagung.

Dalam rapat ini, akan dibahas beberapa agenda penting terkait pelaksanaan ibadah qurban, di antaranya:

Pembentukan panitia pelaksana

Teknis penyembelihan hewan qurban

Pengelolaan dan pendistribusian daging qurban

Hal-hal lain yang dianggap perlu

Ketua LAZISMU Kotaagung, Aryo Wibowo, S.Kom, menyampaikan harapannya agar seluruh pihak yang diundang dapat hadir tepat waktu guna memaksimalkan persiapan kegiatan qurban tahun ini.

“Rapat ini menjadi langkah awal dalam memastikan pelaksanaan qurban berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dengan adanya koordinasi yang matang, diharapkan pelaksanaan qurban tahun 1447 H dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan Muhammadiyah Kotaagung. (Adam)