Gisting
– Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanggamus menggelar kegiatan Bimbingan
Teknis (BIMTEK) Satu Data Muhammadiyah (SATU MU) yang melibatkan seluruh
Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Ranting se-Kabupaten Tanggamus. Kegiatan
ini berfokus pada penguatan tata kelola keuangan organisasi melalui pembukaan
rekening Danamon Syariah serta optimalisasi penggunaan sistem digital Elektronik
Kartu Tanda Muhammadiya (E-KTM).
BIMTEK ini menjadi
langkah strategis dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan
dana di lingkungan Muhammadiyah, khususnya di wilayah Tanggamus. Seluruh
peserta mendapatkan pemahaman teknis terkait tata kelola penggunaan dana
(takola), termasuk mekanisme pencatatan, pelaporan, hingga sistem kontrol
keuangan yang lebih modern dan terintegrasi.
Drs. H.M. Saleh, SE,
MM. Ketua PDM Tanggamus dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini
merupakan bagian dari upaya transformasi digital organisasi. “Melalui BIMTEK
SATU MU ini, kita ingin memastikan bahwa pengelolaan keuangan Muhammadiyah di
semua tingkatan berjalan tertib, transparan, dan sesuai prinsip syariah,”
ujarnya.
Selain itu, kegiatan
ini juga menekankan pentingnya optimalisasi penggunaan E-KTM (Elektronik Kartu
Tanda Muhammadiyah). Sistem ini diharapkan dapat mempermudah pembayaran iuran
anggota secara digital, sehingga lebih praktis, aman, dan terdokumentasi dengan
baik.
Dengan adanya integrasi
antara rekening syariah dan sistem E-KTM, diharapkan seluruh PCM dan Ranting
dapat lebih mudah dalam mengelola iuran anggota serta meningkatkan partisipasi
warga Muhammadiyah dalam mendukung program organisasi.
Rizky
dari Tim Bank Danamon Syariah yang merupakan Mitra Muhammadiyah dalam materinya
menyampaiakan Kerjasama
Danamon Syariah dan Muhammadiyah berfokus pada digitalisasi finansial melalui
ekosistem Satu Data
Muhammadiyah (SatuMu) untuk meningkatkan efisiensi tata
kelola keuangan. Kolaborasi ini mencakup penyediaan layanan perbankan syariah
terintegrasi, pengembangan ekonomi umat, serta inisiatif digital seperti kartu
anggota.
Poin-Poin Penting Kerjasama diantaranya adalah :
Transformasi Digital (SatuMu): Bank Danamon dan Muhammadiyah
memperkuat ekosistem digital SatuMu untuk menciptakan sistem data yang lebih
aman, transparan, dan modern.
Optimalisasi Layanan Syariah: Danamon Syariah menyediakan
layanan perbankan terpadu bagi institusi dan warga Muhammadiyah.
Pengembangan Ekonomi Umat & UMKM: Kolaborasi ini mencakup
peningkatan kualitas UMKM, termasuk kerjasama khusus dengan Lazismu untuk
program ekonomi, seperti yang terjalin dengan PWM
Pembaruan MoU: Kedua pihak secara rutin memperbarui nota
kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kolaborasi strategis jangka panjang.
Produk Inovatif: Contoh nyata kerjasama adalah penerbitan Kartu Museum Muhammadiyah yang berfungsi sebagai alat pembayaran
Para
peserta dibekali pemahaman konsep dan teknis terkait pengelolaan serta
pemanfaatan platform SatuMu, termasuk proses verifikasi data, peran agen, dan
optimalisasi sistem dalam mendukung tata kelola organisasi Muhammadiyah yang
modern, tertib administrasi, dan berbasis digital yang langsung di bimbing dari
Tim SatuMu dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung.
Kegiatan BIMTEK
berlangsung dengan antusias, diikuti oleh perwakilan dari seluruh cabang dan
ranting se-Tanggamus. Ke depan, program ini diharapkan menjadi model
pengelolaan keuangan modern yang dapat diterapkan secara luas di lingkungan
Muhammadiyah.(Adam)
