Kamis, 29 Januari 2026

Pusat Syiar Digital Muhammadiyah (PSDM) menggelar Webinar Ngaji Syiar Digital Berkemajuan: Optimalisasi Kecerdasan Buatan untuk Dakwah Digital

 

Image createdWebinar Syiar Digital dengan AI

Pusat Syiar Digital Muhammadiyah (PSDM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Webinar Ngaji Syiar Digital Berkemajuan dengan tema “Memanfaatkan Kecerdasan Buatan dalam Syiar Digital” secara daring. Kegiatan ini diikuti oleh pegiat dakwah digital, pengelola media Muhammadiyah, mahasiswa, serta masyarakat umum dari berbagai daerah di Indonesia.

Arif Nurcholis dalam sambutanya menyampaiakan kegiatan Webinar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas kader Muhammadiyah dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai sarana penguatan syiar Islam yang berkemajuan, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Wahyu Suhadi Dalam pemaparannya, menjelaskan bahwa kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas syiar digital, mulai dari pengelolaan konten dakwah, penulisan naskah, desain visual, pengolahan video, hingga analisis audiens media sosial. Pemanfaatan AI diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyampaian pesan dakwah tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan prinsip dakwah Muhammadiyah.

Galih Pamungkas yang merupakan salah satu peserta dari Kotaagung, Tanggamus merasa sangat senang dan bangga mengikuti kegiatan Webinar Ngaji Syiar Digital berkemajuan ini karena Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. sehingga Peserta antusias mengajukan pertanyaan seputar etika penggunaan AI dalam dakwah, tantangan syiar digital di era disrupsi teknologi, serta strategi agar konten dakwah tetap mencerahkan dan berkemajuan.

Melalui webinar ini, Pusat Syiar Digital Muhammadiyah (PSDM) Pimpinan Pusat menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi digital dalam gerakan dakwah. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk mengembangkan syiar digital Muhammadiyah yang adaptif terhadap teknologi, sekaligus tetap berlandaskan pada nilai Islam dan kemanusiaan. (PakB)

Minggu, 25 Januari 2026

Kajian Bulanan Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanggamus Tarhib Ramadhan Amalan Bulan Rajab dan Sya’ban, serta Permasalahan Seputar Ziarah Kubur

 

Kotaagung- Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tanggamus menyelenggarakan Kajian Rutin Bulanan pada Ahad, 25 Januari 2025, bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kotaagung. Kegiatan ini mengangkat tema “Tarhib Ramadhan” sebagai bentuk persiapan warga Muhammadiyah dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H dengan tertib, terencana, dan berlandaskan tuntunan syariat. Bertindak sebagai pemateri adalah Ustadz.Dr,Bairus Salim,M,A  merupakan Majelis Tajih PWM Lampung

Pengajian bulanan tersebut diikuti oleh jajaran Pleno Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanggamus, pimpinan majelis dan lembaga, Pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah se-Kabupaten Tanggamus, organisasi otonom, serta warga Muhammadiyah dan masyarakat umum. Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran yang memenuhi Gedung Dakwah sejak pagi hari.

Ihsannudin Selaku Pleno PDM Kabupaten Tanggamus dalam sambutannya menyampaikan tentang hasil dari ToT yang di selenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Lampung 16 Januari 2026 tentang Satu Data Muhammadiyah (SatuMu) yang mencakup  Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM), Sebagai wadah untuk mengelola seluruh organisasi yang berada di dalam Persyarikatan Muhammadiyah. Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM), yang melalui sistem e-KTAM, data identitas dan keanggotaan warga Muhammadiyah dikelola secara nasional dan terintegrasi. IuranMu Sistem digital untuk pengelolaan dan distribusi iuran anggota secara terpusat, transparan, dan terintegrasi. Jaringan Informasi dan Dokumen Hukum (JIDH), Pusat data hukum, keputusan, dan kebijakan yang menjadi rujukan seluruh entitas Persyarikatan Muhammadiyah.

Beliau juga mengingatkan agar masing-masing Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) segera segera menugaskan Agen dan Verifikator agar SatuMu yang berada dalam aplikasi MASA platform digital terpadu yang mendukung tata kelola Persyarikatan Muhammadiyah dan membangun Satu Data Muhammadiyah melalui integrasi layanan keanggotaan, organisasi, iuran, dan layanan lainnya. segera dapat terealisasikan sampai tingkatan ranting

Sementara itu Ustadz.Dr,Bairus Salim,M,A dalam meterinya menyampaikan tentang Tarhib Ramadhan sebagai bentuk persiapan warga Muhammadiyah dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H dengan tertib, terencana, dan berlandaskan tuntunan syariat. Menyambut Bulan Ramadhan seyogyanya di mulai dalam Bulan Rajab dalam mempersiapkannya.

Abu Bakr Al-Balkhi rahimahullah pernah mengatakan: ِ

“Bulan Rajab adalah bulan menanam, bulan Sya’ban adalah bulan menyirami tanaman dan bulan Ramadhan adalah bulan memanen tanaman.”

 

Dan dia juga mengatakan: َ

“Perumpamaan bulan Rajab adalah seperti angin, bulan Sya’ban seperti awan yang membawa hujan dan bulan Ramadhan seperti hujan. Barang siapa yang tidak menanam di bulan Rajab dan tidak menyiraminya di bulan Sya’ban bagaimana mungkin dia memanen hasilnya di bulan Ramadhan.” (Lathaiful-Ma’arif libni Rajab Al-Hanbali hal. 130)

Bulan Rajab adalah bulan yang haram, dikatakan bulan yang haram karena  

Al Qodhi Abu Ya’la rahimahullah mengatakan, “Dinamakan bulan haram karena dua makna:

1.   Pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian.

2.      Pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan tersebut.

3.     Memperbanyak melakukan ketaatan seperti memperbanyak puasa sunnah

 

Amalan di bulan Sya’ban :

1.      Memperbanyak Puasa Sunnah

Diriwayatkan dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anha bahwasanya dia berkata, “Dulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa sampai kami mengatakan bahwa beliau tidak berbuka, dan berbuka sampai kami mengatakan bahwa beliau tidak berpuasa. Dan saya tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyempurnakan puasa dalam sebulan kecuali di bulan Ramadhan. Dan saya tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada bulan Sya’ban.” (HR Al-Bukhari no. 1969 dan Muslim 1156/2721)

2.      Memperbanyak Membaca Al-Quran

Salamah bin Kuhail rahimahullah (Muhaddits Tabi’in) berkata: “Dulu dikatakan bahwa bulan Sya’ban adalah bulan para qurra’ (pembaca Al-Qur’an).” Begitu pula yang dilakukan oleh ‘Amr bin Qais rahimahullah apabila beliau memasuki bulan Sya’ban beliau menutup tokonya dan mengosongkan dirinya untuk membaca Al-Qur’an”. (Lathaiful-Ma’arif libni Rajab Al-Hanbali hal. 138)

3.      Memperbanyak amal sholih lainnya

Abu Bakr Al-Balkhi rahimahullah pernah mengatakan: “Bulan Rajab adalah bulan menanam, bulan Sya’ban adalah bulan menyirami tanaman dan bulan Ramadhan adalah bulan memanen tanaman (Lathaiful-Ma’arif libni Rajab Al-Hanbali hal. 130)

4.      Menjauhi perbuatan syirik dan permusuhan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah muncul di malam pertengahan bulan Sya’ban dan mengampuni seluruh makhluknya kecuali orang musyrik dan musyahin.” (HR Ibnu Majah no. 1390. Di-shahih-kan oleh Syaikh AlAlbani dalam Shahih Sunan Ibni Majah)

 

Sefudin selaku ketua majelis Tabligh PDM Tanggamus mengatakan bahwa pengajian bulanan ini merupakan momen agenda warga Muhammadiyah untuk memperkuat pemahaman keislaman anggota serta menyamakan visi gerakan dakwah, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Ia berharap tema Tarhib Ramadhan dapat menjadi pedoman bagi seluruh amal usaha dan warga Muhammadiyah dalam menjalankan program Ramadhan yang tertib, efektif, dan memberi dampak nyata bagi umat. (Pak B) 

Materi Selengkapnya :

https://drive.google.com/file/d/1nGoBok94ZEn1tLV3jTcbV2M1kZXxu13h/view?usp=sharing



Jumat, 23 Januari 2026

Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanggamus mengikuti Pelatihan Muballigh yang di selenggarakan oleh Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah (PWM) Lampung, Menguatkan Dakwah Bertauhid, Berkemajuan, dan Mencerahkan

 

Metro — Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Lampung menggelar kegiatan Pelatihan Muballigh Muhammadiyah yang di selenggarakan di Pontren Attanwir Metro pada hari Jum’at – Ahad tanggal 23 – 25 Januari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh para muballigh, dai, dan kader Muhammadiyah dari berbagai daerah di Provinsi Lampung.

Pelatihan ini mengusung tema “Bertauhid, Berkemajuan, dan Mencerahkan”, sebagai penguatan peran muballigh Muhammadiyah dalam menyampaikan dakwah Islam yang berlandaskan tauhid murni, berorientasi pada kemajuan umat, serta mampu memberikan pencerahan bagi masyarakat di tengah tantangan zaman.

Dalam sambutannya Bejo Susanto Selaku Pleno Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung mengatakan bahwa muballigh Muhammadiyah memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dakwah persyarikatan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas, wawasan keislaman, serta kemampuan komunikasi dakwah yang adaptif, kontekstual, dan solutif.

Kegiatan ini menghadirkan para narasumber dari unsur pimpinan Muhammadiyah dan tokoh dakwah yang berkompeten di bidangnya. Materi yang disampaikan meliputi penguatan akidah tauhid, strategi dakwah berkemajuan, serta pendekatan dakwah yang mencerahkan dan menyejukkan umat.

Saefudin Selaku Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanggamus yang merupakan salah satu peserta dari Tanggamus merasa senng dan bangga serta antusias mengikuti setiap sesi pelatihan, beliau juga berharap kegiatan ini  mampu melahirkan muballigh Muhammadiyah yang tidak hanya kuat secara ideologis, tetapi juga mampu menjawab persoalan umat dengan bijaksana dan penuh hikmah.

Melalui pelatihan ini, Muhammadiyah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus menyiapkan kader-kader dakwah yang berintegritas, berkemajuan, dan berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat Islam yang berkemajuan dan tercerahkan.(Adam)





Sabtu, 17 Januari 2026

Percepat Pembangunan dan Mutu Pendidikan, SMK Muhammadiyah Sastro Soesito Gelar Rapat Koordinasi di SMP Muhammadiyah 1 Wonosobo

 

WONOSOBO – Dalam upaya memperkuat tata kelola institusi dan memastikan keberlanjutan infrastruktur pendidikan, SMK Muhammadiyah Sastro Soesito (Muh Sa Soe) Wonosobo menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pembangunan serta Pembelajaran. Kegiatan strategis ini dilaksanakan di gedung SMP Muhammadiyah 1 Wonosobo pada Sabtu (17/1/2026).

Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi organisasi, di antaranya Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonosobo beserta Anggota Pleno, serta Majelis Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) dan Pendidikan Nonformal (PNF) Kecamatan Wonosobo. Kehadiran para tokoh ini menegaskan dukungan penuh terhadap perkembangan amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan.

Agenda utama rapat membahas percepatan dan keberlanjutan pembangunan gedung SMK Muhammadiyah Sastro Soesito yang berlokasi di Desa Dadi Mulyo, Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus. Pembangunan ini menjadi prioritas utama guna menyediakan fasilitas belajar yang representatif dan modern bagi para siswa.

Selain infrastruktur, rapat juga merumuskan program dan strategi khusus untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027. SMK Muh Sa Soe berkomitmen untuk menjaring calon siswa dengan pendekatan inovatif yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Peningkatan Kapasitas SDM

Dalam sesi evaluasi pembelajaran, dibahas mengenai langkah-langkah peningkatan kapasitas tenaga pendidik (guru) dan tenaga kependidikan. Hal ini bertujuan agar kualitas lulusan SMK Muh Sa Soe mampu bersaing di kancah profesional melalui bimbingan tenaga pengajar yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dukungan Donatur dan Simpatisan

Kegiatan ini terasa semakin khidmat dengan hadirnya para donatur pembangunan, warga, serta simpatisan Muhammadiyah Kecamatan Wonosobo. Keterlibatan aktif para pemangku kepentingan ini menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam mendukung kemajuan pendidikan di Wonosobo.

Melalui koordinasi ini, SMK Muhammadiyah Sastro Soesito optimis dapat menjadi lembaga pendidikan unggulan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, baik melalui fasilitas yang memadai maupun mutu pendidikan yang berkualitas tinggi.(Aryo)

Jumat, 16 Januari 2026

Perkuat Inovasi Sosial, LAZISMU Tanggamus Gelar Rakerda 2026 dan Tebar Wakaf Al-Qur’an

 

GISTING – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Pimpinan Daerah Tanggamus sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) pada Jumat, 16 Januari 2026. Bertempat di Gisting, kegiatan tahun ini mengusung tema strategis: "Sinergi Penguatan Inovasi Sosial yang Kolaboratif, Berdampak, dan Berkelanjutan."

Rakerda ini menjadi momentum krusial bagi konsolidasi gerakan filantropi di Kabupaten Tanggamus. Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran Pengurus Lazismu Wilayah Lampung, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanggamus, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Tanggamus, jajaran Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta seluruh Kantor Layanan Lazismu (KLL) se-Tanggamus.

Salah satu agenda utama dalam Rakerda ini adalah penyaluran Wakaf Al-Qur'an yang diserahkan secara simbolis kepada sejumlah Pondok Pesantren Muhammadiyah yang tersebar di wilayah Tanggamus. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Lazismu dalam mendukung pendidikan Islam dan pemberantasan buta aksara Al-Qur'an di kalangan santri.

Selain itu, forum ini memfokuskan pembahasan pada persiapan program-program unggulan menyongsong bulan suci Ramadhan 2026. Lazismu Tanggamus menargetkan program yang lebih inklusif agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

Ketua Lazismu Tanggamus dalam arahannya menekankan bahwa Rakerda ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya peningkatan kompetensi bagi seluruh pengurus di tingkat daerah, KLL Cabang, maupun pengelola di AUM. "Kita harus memastikan bahwa tata kelola zakat dilakukan secara profesional dan transparan. Penyaluran kepada penerima manfaat (mustahik) harus tepat sasaran dan memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan mereka," ungkapnya.

Melalui Rakerda ini, Lazismu Tanggamus menegaskan kembali komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Dengan sinergi kolaboratif antar-elemen Muhammadiyah, Lazismu optimis dapat menciptakan inovasi sosial yang berkelanjutan guna menjawab berbagai tantangan sosial-ekonomi di Kabupaten Tanggamus.(Aryo)

PWM Lampung Gelar Training of Trainer Implementasi SatuMu di Gedung Dakwah PWM Lampung

 

Lampung – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Lampung menyelenggarakan kegiatan Training of Trainer (ToT) Implementasi Satu Data Muhammadiyah (Satu pada Jumat, 16 Januari 2026, bertempat di Gedung Dakwah PWM Lampung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan dan percepatan implementasi Sistem Aplikasi Terpadu Muhammadiyah  (SatuMu) di seluruh wilayah Lampung.

Kegiatan ToT Implementasi  SatuMu tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai unsur pimpinan dan pelaksana organisasi Muhammadiyah, di antaranya Ketua dan Sekretaris Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) serta Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCR PM) PWM Lampung, Ketua dan Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Lampung, para verifikator dan agen SatuMu PWM Lampung, sekretariat/operator PWM Lampung, serta Ketua dan Sekretaris MPI dan LPCR PM PDM se-Lampung. Selain itu, turut hadir pula verifikator dan agen SatuMu PDM se-Lampung serta sekretariat/operator PDM se-Lampung.

Ir. Jamhari Hadi Purwanta, MP selaku Pleno Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung dalam sambutannya mengatakan perkembangan digitalisasi dalam pengelolaan organisasi menjadi sebuah keniscayaan di era modern saat ini. Muhammadiyah menyambut dengan meluncurkan SatuMu yang merupakan Gerbang layanan digital sebagai platform digital terpadu yang mendukung tata kelola Persyarikatan Muhammadiyah dan membangun Satu Data Muhammadiyah melalui integrasi layanan keanggotaan, organisasi, iuran, dan layanan lainnya.

Prof. Muchlas ketua Majelis Pustaka dan Informasi  (MPI) Pimpinan Pusat yang hadir secara daring menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam pengembangan Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM), Sebagai wadah untuk mengelola seluruh organisasi yang berada di dalam Persyarikatan Muhammadiyah. Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM), yang melalui sistem e-KTAM, data identitas dan keanggotaan warga Muhammadiyah dikelola secara nasional dan terintegrasi. IuranMu Sistem digital untuk pengelolaan dan distribusi iuran anggota secara terpusat, transparan, dan terintegrasi. Jaringan Informasi dan Dokumen Hukum (JIDH), Pusat data hukum, keputusan, dan kebijakan yang menjadi rujukan seluruh entitas Persyarikatan Muhammadiyah. Prof. Muchlas juga berharap nanti ada kesamaan visi dan pandangan dalam Implementasi SatuMu

Para peserta dibekali pemahaman konseptual dan teknis terkait pengelolaan serta pemanfaatan platform SatuMu, termasuk proses verifikasi data, peran agen, dan optimalisasi sistem dalam mendukung tata kelola organisasi Muhammadiyah yang modern, tertib administrasi, dan berbasis digital.

PWM Lampung berharap, melalui Training of Trainer SatuMu ini, para peserta dapat menjadi pelatih dan penggerak di tingkat daerah masing-masing, sehingga implementasi SatuMu dapat berjalan secara masif, seragam, dan berkelanjutan di seluruh PDM se-Provinsi Lampung.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, ditandai dengan diskusi interaktif serta praktik langsung penggunaan aplikasi SatuMu sebagai bekal bagi peserta dalam menjalankan peran strategisnya di wilayah dan daerah.(Pak B)


Senin, 12 Januari 2026

Perkuat Tata Kelola Pendidikan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), PDM Tanggamus Gelar Konsolidasi Dengan Kepala AUM Se-Kabupaten

 

Gisting – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanggamus melalui Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) menggelar rapat konsolidasi yang menghadirkan seluruh Kepala Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pendidikan se-Kabupaten Tanggamus pada Senin (12/1/2026).

Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh jajaran Pleno PDM Tanggamus Bidang Pendidikan, Bapak Muhibbun, M.Pd. Fokus utama pertemuan ini adalah melakukan pembenahan terhadap manajemen internal sekolah guna mewujudkan tata kelola pendidikan yang berkemajuan.

Dalam arahannya, Bapak Muhibbun menekankan pentingnya standarisasi dalam pengangkatan jabatan strategis di sekolah. Pembahasan mencakup mekanisme pengangkatan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, hingga staf pegawai. Selain itu, PDM juga melakukan pendataan mendalam terhadap pegawai yang akan memasuki masa Purna Bakti (pensiun). Hal ini dilakukan agar proses regenerasi kepemimpinan di sekolah Muhammadiyah berjalan stabil dan tidak meninggalkan kekosongan manajerial.

Selain urusan SDM, konsolidasi ini menyoroti dua pilar utama stabilitas sekolah: Pengelolaan Keuangan dan Asesmen Sarana Prasarana (Sarpras). PDM Tanggamus menginstruksikan seluruh kepala sekolah untuk menerapkan sistem pelaporan keuangan yang akuntabel dan transparan.

“Kelengkapan administrasi bukan sekadar urusan kertas, tapi soal integritas. Kita ingin seluruh sekolah Muhammadiyah di Tanggamus memiliki standar administrasi yang sama, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Muhibbun.

Terkait sarana prasarana, PDM melakukan audit terhadap kondisi fisik bangunan dan aset yang dimiliki oleh persyarikatan. Hal ini bertujuan untuk memetakan gedung-gedung yang membutuhkan perbaikan segera sehingga pelayanan pendidikan tetap optimal dan aman bagi siswa.

Dengan adanya konsolidasi ini, diharapkan seluruh sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Tanggamus memiliki keserapan persepsi dalam manajemen, sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang profesional dan unggul dalam pelayanan. (Aryo)




Minggu, 11 Januari 2026

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanggamus Gelar Sosialisasi Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (eKTAM), Optimalkan Aplikasi MASA sebagai Pusat Data Warga Perserikatan Muhammadiyah

 


Gisting – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanggamus secara resmi menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Elektronik (eKTAM) pada Senin (12/1/2026). Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan dan penggunaan Aplikasi MASA (Muhammadiyah 'Aisyiyah Super App) sebagai platform digital terintegrasi bagi warga persyarikatan.
Acara yang berlangsung jajaran Pleno PDM Tanggamus, para pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Tanggamus, kepala Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se Kabupaten Tanggamus, serta pimpinan Organisasi Otonom (Ortom) tingkat daerah se-Tanggamus.

Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk penyamaan persepsi di seluruh tingkatan pimpinan mengenai pentingnya digitalisasi data melalui E-KTAM. Dengan Aplikasi MASA, PDM Tanggamus berupaya membangun basis data yang akurat, mutakhir, dan transparan bagi seluruh warga serta simpatisan Muhammadiyah di wilayah Kabupaten Tanggamus.
"Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh pimpinan baik di tingkat Cabang, AUM, maupun Ortom memiliki pemahaman yang sama. Aplikasi MASA bukan sekadar kartu identitas digital, melainkan pusat data strategis untuk memetakan potensi dan kekuatan warga Muhammadiyah," ujar Bapak Muhibun selaku wakil ketua PDM Tanggamus dalam sambutannya.

Aplikasi MASA sendiri dirancang untuk memudahkan proses administrasi keanggotaan. Dengan sistem elektronik ini, warga dapat secara mandiri memperbarui data, sementara pimpinan dapat memantau perkembangan anggota secara real-time untuk kepentingan dakwah dan pengembangan organisasi.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal transformasi digital Muhammadiyah di Tanggamus, sehingga tertib administrasi dapat terwujud mulai dari tingkat ranting hingga daerah. (Aryo)


Rabu, 24 Desember 2025

Rakerwil Lazizmu Lampung 2026 Penguatan Inovasi Sosial Terintegrasi, Berdampak, dan Berkelanjutan

 

RAKERWIL LAZISMU Lampung 2026 

Bandar Lampung — LAZISMU Wilayah Lampung menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) LAZISMU Lampung 2026 pada tanggal 23–24 Desember 2025 sebagai bagian dari upaya meneguhkan arah gerak lembaga sekaligus memperkuat kehadiran LAZISMU di tengah masyarakat. RAKERWIL ini dilaksanakan secara hybrid, dengan pelaksanaan daring melalui Zoom pada 23 Desember 2025 dan luring pada 24 Desember 2025 bertempat di SD IT Muhammadiyah Gunung Terang, Bandar Lampung, sebagai wujud adaptasi kelembagaan LAZISMU terhadap dinamika zaman.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. Rimanto, S.H., M.H. selaku Ketua Dewan Pengawas Syariah LAZISMU Wilayah Lampung, Ibu Minarni, M.Pd. Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Lampung, Ir. Dwiana Suharyati, M.M. Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Bandar Lampung, pleno PCM dan PCA Langkapura, pimpinan amal usaha muhammadiyah, UPP PWM Provinsi Lampung, serta perwakilan organisasi otonom Muhammadiyah tingkat wilayah.

RAKERWIL ini diikuti 91 peserta yang berasal dari unsur Kantor Perwakilan Wilayah, 13 Kantor Wilayah Pembantu, dan 13 Kantor Layanan LAZISMU se-Lampung, serta dihadiri oleh LAZISMU Pusat, pimpinan persyarikatan Muhammadiyah, organisasi otonom, amal usaha muhammadiyah, dan mitra strategis. Kehadiran lintas unsur tersebut menegaskan semangat kolektif untuk menyatukan visi, menyelaraskan kebijakan, dan memperkuat integrasi program LAZISMU di seluruh wilayah Lampung.

Gunawan Hidayat, S.T., M.T., Sekretaris Badan Pengurus LAZISMU Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan bahwa LAZISMU tengah memasuki fase penguatan tata kelola dan integrasi program secara nasional. “Inovasi sosial LAZISMU harus dibangun di atas sistem yang terintegrasi, berbasis data, dan mampu menunjukkan dampak yang terukur,” ungkapnya, sekaligus menegaskan secara tidak langsung bahwa digitalisasi, profesionalitas amil, dan pemeliharaan kepercayaan publik menjadi fondasi utama pengembangan LAZISMU periode 2026–2030.

Sejalan dengan arah kebijakan nasional tersebut, Prof. Syafrimen, M.Ed., Ph.D., Ketua Badan Pengurus LAZISMU Wilayah Lampung, menyampaikan capaian kinerja LAZISMU Lampung sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam penghimpunan dana ZISKA. Hingga September 2025, LAZISMU Lampung berhasil menghimpun Rp 10.944.770.939,- dari target awal Rp 7.931.389.703,- , dan diproyeksikan mencapai Rp 13.203.074.555,- pada akhir tahun. “Capaian ini merupakan cerminan meningkatnya kepercayaan publik kepada LAZISMU Lampung, dan kepercayaan tersebut harus terus dijaga dengan pengelolaan yang profesional, transparan, serta program yang berdampak,” tegasnya, sembari secara tidak langsung memaparkan bahwa capaian tersebut menjadi dasar penetapan target tahun 2026.

Berdasarkan capaian tersebut, LAZISMU Lampung menetapkan target perolehan tahun 2026 sebesar Rp 15.843.689.467,- , sebagai bagian dari target nasional LAZISMU sebesar Rp 801.472.161.875,- , yang akan dicapai melalui penguatan basis penghimpunan di seluruh kantor layanan, optimalisasi kanal digital, perluasan kemitraan strategis, serta penajaman program pendayagunaan berbasis kebutuhan lokal dan pengukuran dampak.

Penguatan arah gerak LAZISMU tersebut semakin diperdalam melalui kehadiran Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung di sela-sela pelaksanaan RAKERWIL, yang memberikan penguatan ideologis dengan menyampaikan sejarah dan latar belakang berdirinya LAZISMU. Ia menjelaskan bahwa LAZISMU lahir dari keprihatinan atas realitas sosial Indonesia yang masih dihadapkan pada kemiskinan, rendahnya kualitas pendidikan, dan lemahnya tatanan keadilan sosial, sekaligus dari keyakinan bahwa zakat, infak, dan wakaf memiliki potensi besar untuk mendorong keadilan sosial dan pembangunan manusia. “LAZISMU didirikan sebagai ikhtiar Muhammadiyah untuk menghadirkan pengelolaan zakat dengan manajemen modern, agar zakat benar-benar menjadi bagian dari solusi atas persoalan sosial yang terus berkembang,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa dengan budaya kerja yang amanah, profesional, dan transparan, LAZISMU terus menguatkan diri sebagai lembaga zakat yang terpercaya, yang secara tidak langsung tercermin dari meningkatnya kepercayaan publik dan meluasnya manfaat program di tengah masyarakat.

Dr. Samsul Hilal, S.Ag., M.Ag., Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung yang membidangi LAZISMU, menegaskan bahwa LAZISMU memiliki posisi strategis sebagai instrumen dakwah Muhammadiyah yang bekerja langsung di ranah sosial. “LAZISMU bukan sekadar lembaga penghimpun dan penyalur zakat, tetapi bagian dari gerakan dakwah Muhammadiyah yang hadir untuk menjawab persoalan umat secara nyata,” ujarnya, seraya menegaskan secara tidak langsung bahwa penguatan LAZISMU berarti memperkuat daya hadir Muhammadiyah di tengah masyarakat.

Melalui RAKERWIL ini, LAZISMU Lampung meneguhkan komitmen bersama untuk memperkuat konsolidasi ideologis, manajerial, dan kebijakan strategis, sekaligus memastikan setiap program yang dijalankan terintegrasi secara kelembagaan, menghadirkan dampak nyata, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan umat dan masyarakat di Provinsi Lampung. (Herly)

Minggu, 21 Desember 2025

Majelis Tabligh PDM Tanggamus Mengelar Kajian Rutin Bulanan Ahad Pagi

 

Kajian Rutin Bulanan Majelis Tabligh PDM Tanggamus

Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah ( PDM ) Kabupaten Tanggamus menyelengerakan Kajian bulanan Ahad Pagi yang di selenggarakan pada tanggal 01 Rajab 1447 H atau bertepatan tanggal 21 Desember 2025 M. Bertindak sebagai pemateri adalah Ustadz FADHOIL MARJUI ,S.Pd yang merupakan ketua Majelis Tarjih & Tajdid PDM Kabupaten Tanggamus yang membahas tentang Manhaj Tabligh.

Dalam sambutannya Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tanggamus yang di wakili oleh Ihsannudin, S.Pd mensosialisasikan tentang Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Elektronik (eKTM) yang merupakan identitas digital resmi untuk anggota Muhammadiyah yang terintegrasi dengan aplikasi resmi MASA (Muhammadiyah 'Aisyiyah Super App), berfungsi untuk validasi keanggotaan, pembayaran iuran, infak, dan akses layanan persyarikatan secara digital, mudah, aman, dan terintegrasi, sebagai wujud transformasi digital Muhammadiyah. 

Ihsannudin, S.Pd juga menyampaikan cara mengatifkan Anggota Muhammadiyah dapat memperbaharui atau membuat kartu secara digital melalui platform atau aplikasi MASA (Muhammadiyah ‘Aisyiyah Super App). Sistem ini dirancang untuk memudahkan segala urusan administrasi keanggotaan di genggaman, ini merupakan langkah inovasi Muhammadiyah dalam memanfaatkan teknologi untuk pelayanan umat yang lebih baik

Sementara Ustadz FADHOIL MARJUI ,S.Pd selaku Pemateri dalam kajian bulanan PDM hari ini menyampaikan tentang Tuntunan Tabligh. Lebih spesifik yang di sampaikan oleh ustadz Fadhoil Marjui, S.Pd adalah membahas tentang Membangun Budaya Hidup Bersih dan Sehat, point ke 5 dari Isu-isu Keumatan. Urgensi kebersihan zahir batin dalam Islam sangat fundamental karena merupakan bagian dari iman itu sendiri, kunci sahnya ibadah (thaharah), cerminan kualitas keimanan, membawa kesehatan jasmani-rohani, serta meraih keridhan Allah dan kebahagiaan dunia akherat, mencakup kebersihan diri, pakaian, lingkungan dan hati dari kotoran fisik serta penyakit hati seperti iri, dengki dan takabur.

Baca Selengkapnya Tentang Manhaj Tabligh   

https://drive.google.com/file/d/1-bTZU7Zwx3-S3ZsNNFFj8bpc-jiHIoAA/view?usp=sharing

MPI Tanggamus