Kotaagung – Majelis Tabligh Pimpinan
Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tanggamus menyelenggarakan pengajian
bulanan pada Ahad, 19 April 2026 di Gedung Dakwah PDM
kabupaten Tanggamus. Kegiatan ini mengangkat tema “Menjaga Tauhid Warga Persyarikatan Muhammadiyah”
sebagai upaya memperkuat akidah dan komitmen keislaman warga Muhammadiyah.
Pengajian di hadiri
oleh Pleno Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanggamus beserta UPT Majelis dan
Lembaga PDM Tanggamus, Pimpinan Cabang dan Ranting, Ortom, Warga Perserikatan
Muhammadiyah serta Simpatisan Muhammadiyah Se Kabupaten Tanggamus,
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM)
Tanggamus Drs. H. M Saleh, SE, MM dalam sambutanya menyampaiakan berdasarkan Fatwa
Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Kebolehan pengalihan
penyembelihan hewan Dam (Khususnya haji tamattu’ dan qiram) tidak wajib di Makkah, tetapi di
perbolehkan di Negara asal jamaah (tanah air) maka KBIH Ahmad Dahlan Gisting
akan melaksanan penyembelihan hewan Dam di daerah Asal yaitu Tanggamus
Dr. Samsul Hilal, M.Pd yang merupakan Pleno Pimpinan
Wilayah (PWM) Lampung Dalam penyampaian materinya menekankan pentingnya menjaga
kemurnian tauhid dari berbagai bentuk penyimpangan, baik yang bersifat tradisi
maupun pengaruh pemikiran yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.
Tauhid sebagai fondasi
utama dalam beragama menjadi perhatian serius dalam gerakan Muhammadiyah. Oleh
karena itu, warga persyarikatan diharapkan senantiasa berpegang teguh pada
Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta menjauhi praktik-praktik yang dapat merusak
akidah.
Syamsul Hilal juga menyampaiakan Warga
perserikatan Muhammadiyah hendahlah meniru Lebah karena Lebah adalah satu hewan yang istimewa dan unik. Mereka adalah hewan
yang diperintahkan Allah untuk melaksanakan tugas-tugasnya di muka bumi. Dengan
kata lain, hewan lebah ini telah diberikan wahyu oleh Allah tentang fitrahnya
di dunia. Adapaun perihal ini telah dijelaskan Allah dalam surat An-Nahl ayat
68:
“Dan Tuhanmu
mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon
kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. kemudian makanlah dari
tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan
(bagimu).”
Lebah menjadi salah satu hewan yang namanya
tidak hanya disebut dalam Al-Quran, melainkan dijadikan nama surat, yaitu
An-Nahl. Allah menciptakan sebuah makhluk yang sangat istimewa yaitu lebah yang
mempunyai manfaat bagi manusia. Salah satu keistimewaan lebah ialah,
koloni-koloni lebah menghasilkan madu. Madu tersebut telah menjadi konsumsi
yang lazim bagi manusia bahkan seringkali digunakan untuk obat. Karena
keistimewaan tersebut manusia hingga hari ini terus menerus membudidayakan
lebah madu
PDM Tanggamus dalam kesempatan tersebut juga mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk terus meningkatkan pemahaman agama melalui pengajian rutin, sehingga nilai-nilai tauhid dapat terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam aktivitas persyarikatan.(Pak B)
.jpeg)