Sabtu, 16 Mei 2026

Pengajian Bulanan Majelis Tabligh PDM Tanggamus Bahas Keutamaan Bulan Dzulhijjah

Kotaagung – Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tanggamus kembali menggelar pengajian bulanan pada Ahad, 17 Mei 2026, bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Tanggamus, Kotabatu, Kotaagung. Kegiatan ini mengangkat tema “Keutamaan Bulan Dzulhijjah” sebagai penguatan pemahaman keislaman warga dalam menyambut salah satu bulan mulia dalam Islam.

Pengajian dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, majelis dan lembaga, pimpinan cabang dan ranting, serta warga Muhammadiyah dan masyarakat umum. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme dari para peserta.

Dalam sambutannya, Ketua PDM Tanggamus, Drs. H. M. Saleh, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada SMK Muhammadiyah Gisting sebagai panitia yang memfasilitasi kegiatan pengajian rutin pada hari ini. Beliau juga menyampaikan lagi Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Pengalihan Pemyembelihan Hewan Dam ke Tanah air. KBIH Ahmad Dahlan di Gisting mendapati 9 Ekor Sapi dan 1 ekor Kambing dari janis DAM haji Tamattu yang nantinya akan di sembelih di gisting dan akan di distribusikan kepada yang ber hak

Ketua PDM juga menyampaikan pentingnya menjadikan momentum bulan Dzulhijah sebagai sarana meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial. Ia juga mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk mempersiapkan diri dengan memperbanyak amal saleh, seperti puasa sunnah, takbir, serta ibadah kurban.

Sementara itu, pemateri Ustadz Fadoil Marjuni, S.Pd., yang merupakan Ketua majelis Tarjih PDM kabupaten Tanggamus dalam tausiyahnya menjelaskan berbagai keutamaan bulan Dzulhijah, khususnya pada sepuluh hari pertama yang memiliki nilai pahala yang sangat besar di sisi Allah SWT. Ia menekankan bahwa momentum ini hendaknya dimanfaatkan dengan memperbanyak dzikir, ibadah, dan amal kebaikan lainnya.

Selain itu Beliau juga menyampaikan tentang Keutamaan utama bulan Dzulhijjah yang meliputi:

  • Pahala 10 Hari Pertama : Tidak ada hari dalam setahun yang amal salehnya lebih dicintai oleh Allah SWT selain amal yang dikerjakan pada 10 awal Dzulhijjah.
  • Puncak Ibadah Haji : Bulan ini menjadi waktu ditunaikannya rukun Islam kelima, yaitu ibadah haji, yang merupakan penyempurna keislaman seseorang di Tanah Suci.
  • Keistimewaan Hari Arafah : Tanggal 9 Dzulhijjah terdapat puasa Arafah yang memiliki keutamaan luar biasa, yakni dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
  • Syariat Kurban: Pada tanggal 10 Dzulhijjah (Iduladha) dan hari Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah), disyariatkan ibadah kurban yang sangat dicintai Allah SWT sebagai wujud ketaatan dan kepedulian sosial

Berdasarkan KHGT (Kalender Hijriah Global Tunggal) yang menjadi pedoman Muhammadiyah dalam menentukan hari raya, untuk tahun ini 1 Dzulhijjah jatuh pada hari senin tanggal 18 mei 2026 sehingga hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 27 mei 2026 sehingga untuk hari ini Ahad 17 Mei 2026, adalah hari terakhir untuk bercukur dan memotong kuku jika kita berniat berkurban.

Lebih lanjut, beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga keikhlasan dalam beribadah serta menjadikan semangat berkurban sebagai bentuk ketakwaan dan kepedulian terhadap sesama, dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh serta mendapatkan keberkahan dalam menjalani ibadah di bulan Dzulhijah.(Pak B)

Kamis, 14 Mei 2026

PCA Kotaagung dan PCA Wonosobo Gelar Baitul Arqom di Gedung Dakwah Tanggamus

 

Kotaagung - Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kotaagung bersama PCA Wonosobo menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqom pada Kamis, 14 – 15 Mei 2026, bertempat di Gedung Dakwah Kotabatu, Kotaagung. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh Semangat dan diikuti oleh para kader ‘Aisyiyah dari kedua cabang.

Baitul Arqom merupakan salah satu program pembinaan ideologi dan kepemimpinan dalam lingkungan Aisyiyah yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman keislaman, meningkatkan militansi kader, serta meneguhkan komitmen dalam berdakwah.

Kegiatan ini diisi dengan berbagai materi keislaman, kemuhammadiyahan, serta penguatan peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari sesi penyampaian materi hingga diskusi interaktif.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan dari masing-masing PCA, serta narasumber yang memberikan penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Suasana kebersamaan dan semangat belajar terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung.

Dalam sambutannya, perwakilan panitia menyampaikan bahwa kegiatan Baitul Arqom ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah antar kader sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan ‘Aisyiyah.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader mampu menjadi pelopor dalam dakwah yang mencerahkan serta berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan diadakan dengan harapan agar seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, organisasi, maupun masyarakat luas.

Dengan terselenggaranya Baitul Arqom ini, PCA Kotaagung dan PCA Wonosobo diharapkan semakin solid dalam menjalankan peran dakwah serta pemberdayaan perempuan sesuai dengan nilai-nilai Islam berkemajuan. (Pak B)

Bakti Sosial dan Sunatan Massal Meriahkan Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah di Talangpadang

 

Talangpadang - Dalam rangka memperingati Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Talangpadang menggelar kegiatan bakti sosial dan sunatan massal yang dilaksanakan pada hari kamis, tanggal 14 Mei 2026 di SMP 1 Muhammadiyah Talangpadang berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial serta komitmen Pemuda Muhammadiyah dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ratusan warga tampak hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan yang dipusatkan di SMP 1 Muhammadiyah Talangpadang tersebut.

Acara ini turut dihadiri oleh Agus Suranto Wakil Bupati Tanggamus yang akrab di panggil Mas Wakil juga merupakan kader Pemuda Muhammadiyah, serta jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tanggamus. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap peran aktif pemuda dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Mas Wakil  menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai bahwa Pemuda Muhammadiyah telah menunjukkan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat, khususnya melalui kegiatan sosial seperti bakti sosial dan sunatan massal.

Sementara itu, Aprizon Ketua PCPM Talangpadang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah, sekaligus wujud implementasi nilai-nilai dakwah amar ma’ruf nahi munkar dalam kehidupan bermasyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Pemuda Muhammadiyah dan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respon positif dari masyarakat setempat. Para peserta sunatan massal juga mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik serta bantuan berupa paket perlengkapan sholat

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Pemuda Muhammadiyah terus menjadi garda terdepan dalam gerakan sosial dan dakwah yang membawa manfaat luas bagi umat.(Pak B)

Jumat, 01 Mei 2026

Perkemahan Wira Karya Hizbul Wathan (HW) 2026 di Bukit Neba Gisting, Ajang Pembinaan Karakter dan Kebersamaan

Gisting – Suasana semangat dan kebersamaan terasa di kawasan Bukit Neba, Gisting, Tanggamus, Lampung, dalam kegiatan Perkemahan Wira Karya Hizbul Wathan (HW) Tahun 2026 yang diikuti para peserta dari berbagai sekolah, madrasah, serta kader muda Muhammadiyah se-Provinsi Lampung.

Kegiatan perkemahan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 31 April hingga 2 Mei 2026 dengan mengusung Semangat pembinaan generasi muda yang disiplin, mandiri, berakhlak mulia, serta peduli terhadap lingkungan dan masyarakat.

Acara diawali dengan kedatangan peserta, registrasi, serta pendirian tenda. Selanjutnya dilaksanakan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat. Dalam sambutannya, panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah pembentukan karakter kader muda Hizbul Wathan melalui kegiatan edukatif, keagamaan, sosial, dan keterampilan lapangan.

Selama perkemahan, peserta mengikuti berbagai agenda menarik seperti yel-yel regu, orientasi kegiatan, api unggun, pentas seni, senam pagi, karya bakti lingkungan, pelatihan komunikasi lapangan, lomba memasak, bakti sosial hingga kegiatan spiritual berupa shalat berjamaah, malam bina iman dan takwa, serta penguatan nilai-nilai AIK (Al-Islam dan Kemuhammadiyahan).

Puncak kegiatan ditandai dengan malam api unggun yang berlangsung meriah dan penuh keakraban. Setiap regu menampilkan kreativitas terbaiknya melalui pentas seni dan kekompakan kelompok.

Selain menjadi ajang silaturahmi antar peserta, perkemahan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, serta semangat gotong royong di kalangan generasi muda.

Dengan terselenggaranya Perkemahan Wira Karya HW 2026 di Bukit Neba Gisting, diharapkan kader Hizbul Wathan semakin siap menjadi generasi yang tangguh, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan persyarikatan (Adam)