Rabu, 24 Desember 2025

Rakerwil Lazizmu Lampung 2026 Penguatan Inovasi Sosial Terintegrasi, Berdampak, dan Berkelanjutan

 

RAKERWIL LAZISMU Lampung 2026 

Bandar Lampung — LAZISMU Wilayah Lampung menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) LAZISMU Lampung 2026 pada tanggal 23–24 Desember 2025 sebagai bagian dari upaya meneguhkan arah gerak lembaga sekaligus memperkuat kehadiran LAZISMU di tengah masyarakat. RAKERWIL ini dilaksanakan secara hybrid, dengan pelaksanaan daring melalui Zoom pada 23 Desember 2025 dan luring pada 24 Desember 2025 bertempat di SD IT Muhammadiyah Gunung Terang, Bandar Lampung, sebagai wujud adaptasi kelembagaan LAZISMU terhadap dinamika zaman.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. Rimanto, S.H., M.H. selaku Ketua Dewan Pengawas Syariah LAZISMU Wilayah Lampung, Ibu Minarni, M.Pd. Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Lampung, Ir. Dwiana Suharyati, M.M. Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Bandar Lampung, pleno PCM dan PCA Langkapura, pimpinan amal usaha muhammadiyah, UPP PWM Provinsi Lampung, serta perwakilan organisasi otonom Muhammadiyah tingkat wilayah.

RAKERWIL ini diikuti 91 peserta yang berasal dari unsur Kantor Perwakilan Wilayah, 13 Kantor Wilayah Pembantu, dan 13 Kantor Layanan LAZISMU se-Lampung, serta dihadiri oleh LAZISMU Pusat, pimpinan persyarikatan Muhammadiyah, organisasi otonom, amal usaha muhammadiyah, dan mitra strategis. Kehadiran lintas unsur tersebut menegaskan semangat kolektif untuk menyatukan visi, menyelaraskan kebijakan, dan memperkuat integrasi program LAZISMU di seluruh wilayah Lampung.

Gunawan Hidayat, S.T., M.T., Sekretaris Badan Pengurus LAZISMU Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan bahwa LAZISMU tengah memasuki fase penguatan tata kelola dan integrasi program secara nasional. “Inovasi sosial LAZISMU harus dibangun di atas sistem yang terintegrasi, berbasis data, dan mampu menunjukkan dampak yang terukur,” ungkapnya, sekaligus menegaskan secara tidak langsung bahwa digitalisasi, profesionalitas amil, dan pemeliharaan kepercayaan publik menjadi fondasi utama pengembangan LAZISMU periode 2026–2030.

Sejalan dengan arah kebijakan nasional tersebut, Prof. Syafrimen, M.Ed., Ph.D., Ketua Badan Pengurus LAZISMU Wilayah Lampung, menyampaikan capaian kinerja LAZISMU Lampung sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam penghimpunan dana ZISKA. Hingga September 2025, LAZISMU Lampung berhasil menghimpun Rp 10.944.770.939,- dari target awal Rp 7.931.389.703,- , dan diproyeksikan mencapai Rp 13.203.074.555,- pada akhir tahun. “Capaian ini merupakan cerminan meningkatnya kepercayaan publik kepada LAZISMU Lampung, dan kepercayaan tersebut harus terus dijaga dengan pengelolaan yang profesional, transparan, serta program yang berdampak,” tegasnya, sembari secara tidak langsung memaparkan bahwa capaian tersebut menjadi dasar penetapan target tahun 2026.

Berdasarkan capaian tersebut, LAZISMU Lampung menetapkan target perolehan tahun 2026 sebesar Rp 15.843.689.467,- , sebagai bagian dari target nasional LAZISMU sebesar Rp 801.472.161.875,- , yang akan dicapai melalui penguatan basis penghimpunan di seluruh kantor layanan, optimalisasi kanal digital, perluasan kemitraan strategis, serta penajaman program pendayagunaan berbasis kebutuhan lokal dan pengukuran dampak.

Penguatan arah gerak LAZISMU tersebut semakin diperdalam melalui kehadiran Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung di sela-sela pelaksanaan RAKERWIL, yang memberikan penguatan ideologis dengan menyampaikan sejarah dan latar belakang berdirinya LAZISMU. Ia menjelaskan bahwa LAZISMU lahir dari keprihatinan atas realitas sosial Indonesia yang masih dihadapkan pada kemiskinan, rendahnya kualitas pendidikan, dan lemahnya tatanan keadilan sosial, sekaligus dari keyakinan bahwa zakat, infak, dan wakaf memiliki potensi besar untuk mendorong keadilan sosial dan pembangunan manusia. “LAZISMU didirikan sebagai ikhtiar Muhammadiyah untuk menghadirkan pengelolaan zakat dengan manajemen modern, agar zakat benar-benar menjadi bagian dari solusi atas persoalan sosial yang terus berkembang,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa dengan budaya kerja yang amanah, profesional, dan transparan, LAZISMU terus menguatkan diri sebagai lembaga zakat yang terpercaya, yang secara tidak langsung tercermin dari meningkatnya kepercayaan publik dan meluasnya manfaat program di tengah masyarakat.

Dr. Samsul Hilal, S.Ag., M.Ag., Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung yang membidangi LAZISMU, menegaskan bahwa LAZISMU memiliki posisi strategis sebagai instrumen dakwah Muhammadiyah yang bekerja langsung di ranah sosial. “LAZISMU bukan sekadar lembaga penghimpun dan penyalur zakat, tetapi bagian dari gerakan dakwah Muhammadiyah yang hadir untuk menjawab persoalan umat secara nyata,” ujarnya, seraya menegaskan secara tidak langsung bahwa penguatan LAZISMU berarti memperkuat daya hadir Muhammadiyah di tengah masyarakat.

Melalui RAKERWIL ini, LAZISMU Lampung meneguhkan komitmen bersama untuk memperkuat konsolidasi ideologis, manajerial, dan kebijakan strategis, sekaligus memastikan setiap program yang dijalankan terintegrasi secara kelembagaan, menghadirkan dampak nyata, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan umat dan masyarakat di Provinsi Lampung. (Herly)

Minggu, 21 Desember 2025

Majelis Tabligh PDM Tanggamus Mengelar Kajian Rutin Bulanan Ahad Pagi

 

Kajian Rutin Bulanan Majelis Tabligh PDM Tanggamus

Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah ( PDM ) Kabupaten Tanggamus menyelengerakan Kajian bulanan Ahad Pagi yang di selenggarakan pada tanggal 01 Rajab 1447 H atau bertepatan tanggal 21 Desember 2025 M. Bertindak sebagai pemateri adalah Ustadz FADHOIL MARJUI ,S.Pd yang merupakan ketua Majelis Tarjih & Tajdid PDM Kabupaten Tanggamus yang membahas tentang Manhaj Tabligh.

Dalam sambutannya Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tanggamus yang di wakili oleh Ihsannudin, S.Pd mensosialisasikan tentang Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Elektronik (eKTM) yang merupakan identitas digital resmi untuk anggota Muhammadiyah yang terintegrasi dengan aplikasi resmi MASA (Muhammadiyah 'Aisyiyah Super App), berfungsi untuk validasi keanggotaan, pembayaran iuran, infak, dan akses layanan persyarikatan secara digital, mudah, aman, dan terintegrasi, sebagai wujud transformasi digital Muhammadiyah. 

Ihsannudin, S.Pd juga menyampaikan cara mengatifkan Anggota Muhammadiyah dapat memperbaharui atau membuat kartu secara digital melalui platform atau aplikasi MASA (Muhammadiyah ‘Aisyiyah Super App). Sistem ini dirancang untuk memudahkan segala urusan administrasi keanggotaan di genggaman, ini merupakan langkah inovasi Muhammadiyah dalam memanfaatkan teknologi untuk pelayanan umat yang lebih baik

Sementara Ustadz FADHOIL MARJUI ,S.Pd selaku Pemateri dalam kajian bulanan PDM hari ini menyampaikan tentang Tuntunan Tabligh. Lebih spesifik yang di sampaikan oleh ustadz Fadhoil Marjui, S.Pd adalah membahas tentang Membangun Budaya Hidup Bersih dan Sehat, point ke 5 dari Isu-isu Keumatan. Urgensi kebersihan zahir batin dalam Islam sangat fundamental karena merupakan bagian dari iman itu sendiri, kunci sahnya ibadah (thaharah), cerminan kualitas keimanan, membawa kesehatan jasmani-rohani, serta meraih keridhan Allah dan kebahagiaan dunia akherat, mencakup kebersihan diri, pakaian, lingkungan dan hati dari kotoran fisik serta penyakit hati seperti iri, dengki dan takabur.

Baca Selengkapnya Tentang Manhaj Tabligh   

https://drive.google.com/file/d/1-bTZU7Zwx3-S3ZsNNFFj8bpc-jiHIoAA/view?usp=sharing

MPI Tanggamus





Rabu, 17 Desember 2025

Pimpinan Daerah Nasyatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Tanggamus Gelar Darul Arqom PERIAS KASMARAN

 

Pimpianan Daerah Nasyatul AIsyiyah Tanggamus Gelar Darul Arqom

Pimpinan Daerah Nasyatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Tanggamus mengelar Pelatihan Darul Arqom, Penyampaian Rislah Islam (PERIAS) Keluarga Sakinah Mawadah Warohmah Nasyiah (KASMARAN) yang diselenggarakan di SMA Muhammadiyah Gisting  pada Sabtu-Ahad, 13 – 14 Desember 2025.

Ketua panitia Desti Ristiono mengatakan kegiatan ini di ikuti oleh 82 Anggota perwakilan Nasyatul Aisyiyah Pimpinan Cabang  yang ada di Kabupaten Tanggamus.  Tujuan di adakan kegiatan ini adalah untuk Mencetak kader perempuan muda yang berakhlak mulia, Berkepribadian islami, beretika, dan menjadi teladan di keluarga, organisasi, dan masyarakat.

Wakil Bupati Agus Suranto yang hadir dalam pembukaan Darul Arqom menyampaiakn rasa bangganya menjadi bagian dari Muhammadiyah, karena beliau merupakan kader Muhammadiyah yang sekarang di percaya menjadi orang Nomor 2 di Kabupaten Tanggamus. Beliau juga menyampaikan bahwa kader itu tidak pernah minta apa-apa apa yang di beri itu di terima untuk pergerakan perserikatan dan kemaslahatan bersama. Beliau juga berharap kegiatan ini bisa Menumbuhkan semangat dakwah dan pengabdian masyarakat, Mendorong kader berkontribusi nyata dalam dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan pemberdayaan perempuan.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) yang di hadiri langsung oleh Ketua ayahanda M. Saleh mengatakan rasa Senang dan bangga dengan Ortom (Nasyatul Aisyiyah) yang melaksanakan kegiatan untuk pekaderan  untuk seluruh anggota terutama yang ada di amal. Beliau juga menyampaikan kalau  ada kegiatan supaya komunikasikan  dan koordinasikan dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM). Harapan beliau dari kegiatan ini adalah Membentuk kader Nasyiatul  ‘Aisyiyah yang berakidah kuat Menanamkan nilai-nilai Islam berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah sesuai dengan manhaj Muhammadiyah.

MPI Tanggamus


Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Mengelar Pelatihan Bantuan Hukum Melalui Sekolah Paralegal

 

PP Muhammadiyah menggelar sekolah Paralegal di Lampung

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Sekolah Paralegal dengan tema “Mencetak Paralegal Berkemajuan sebagai Garda Terdepan Bantuan Hukum” di Kota Metro, Provinsi Lampung, Selasa Tanggal 16 Desember 2025 di Amal Usaha SMK Muhammadiyah 3 Metro. yang di ikuti oleh Peserta dari berbagai Daerah di Provinsi Lampung. Acara di buka langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah, Dr. M. Busyro Muqoddas, S.H., M.Hum., yang hadir secara daring melalui Zoom Meeting. Sementara Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung Prof. Sudarman Dalam sambutanya berharap para peserta yang telah mengikuti Sekolah Paralegal dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat.
Sekolah Paralegal di laksanakan selama 3 hari di mulai tanggal 16 - `18 Desember 2025 yang di ikuti 46 Peserta dari berbagai perwakilan masing masing Pimpinan Daerah Muhammadiyah kabupaten di provinsi Lampung.
Aryo Wibowo salah satu peserta asal Tanggamus mengatakan Kegiatan ini sangat baik untuk membekali warga perserikatan Muhammadiyah yang ada di daerah dalam hal Bantuan Hukum, harapannya Ilmu yang di peroleh dalam sekolah paralegal dapat memberikan dampak positif dan menjadi bekal untuk berdakwah Amar Makruf di ranah Hukum.

MPI Tanggamus


Minggu, 14 Desember 2025

MPI Pimpinan Pusat Gelar Festifal Pers dan Literasi Muhammadiyah

Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah 
Gelar Festifal Pers dan Literasi Muhammadiyah

Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengadakan kegiatan Festifal Pers dan Literasi Muhammadiyah 2025 yang di selenggarakan di Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Metro pada hari ini Sabtu - Ahad, 13-14 Desember 2025. Yang di ikuti oleh perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah seprovinsi lampung, Ortom, serta perwakilan guru di Amal Usaha Muhammadiyah Lampung.

Maksud dan tujuan diadakan kegiatan ini menurut Dr. Roni Tabroni Wakil ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah selaku panitia kegiatan adalah

  1. Menghimpun dan mendokumentasikan sejarah perkembangan Muhammadiyah di Lampung secara sistematis dan berbasis data valid.
  2. Menginventarisasi heritage Muhammadiyah berupa bangunan bersejarah, arsip, dokumen, artefak, dan peninggalan fisik maupun nonfisik lainnya.
  3. Meningkatkan kapasitas jurnalistik warga Muhammadiyah Lampung, khususnya dalam penulisan berita, pengelolaan media, dan penyebaran informasi dakwah yang kredibel.
  4. Menguatkan jejaring komunikasi antar media Muhammadiyah, baik di level daerah maupun nasional, untuk mendukung distribusi informasi yang terintegrasi.
  5. Mendorong kesadaran literasi sejarah dan media di kalangan warga Muhammadiyah sebagai bagian dari gerakan pencerahan. 

Dalam materinya yang bertajuk “Muhammadiyah dan Tradisi Informasi”, Dr. Roni Tabroni menegaskan bahwa sejak awal berdirinya Muhammadiyah telah menjadikan media sebagai instrumen Dakwah, pencerahan dan transformasi sosial. Hal ini di tandai denganlahirnya Majalah Suara Muhammadiyah pada 13 Agustus 1915, yang di dirikan oleh KH. Ahmad Dahlan bersama Haji Fachrodin

Dr. Roni Tabroni lebih lanjut juga menegaskan bahwa keberpihakan media muhammadiyah tidak terlepas dari nilai-nilai pembaharuan islam dan gerakan sosial. Jurnalis Muhammadiyah tidak hanya berperan sebagai pelopor peristiwa, tetapi juga sebagai pemikir dan mubaligh. Dengan tugas ganda tersebut, jurnalis Muhammadiyah di harapkan mampu mentrasfer Informasi sekaligus Mencerahkan Umat, Memerdekakan Pemikiran dan memberikan Dampak Nyata bagi peningkatan Kualitas Masyarakat.

MPI Tanggamus