Bandarlampung – LAZISMU
Wilayah Lampung menggelar kegiatan Pelatihan Amil – Kelas Fundraising Ramadhan
LAZISMU Se-Lampung pada Senin–Selasa, 16–17 Februari 2026. Kegiatan ini
dilaksanakan di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Langkapura, Bandar Lampung, dan
diikuti oleh perwakilan Kantor Wilayah Pembantu serta Kantor Layanan LAZISMU
se-Lampung.
Pelatihan ini bertujuan untuk
meningkatkan kapasitas dan kompetensi para amil dalam menghadapi momentum
penghimpunan dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) pada bulan suci Ramadhan.
Kegiatan dibuka pada Senin pukul 08.00 WIB dan ditutup pada Selasa pukul 16.00
WIB.
Dalam sambutannya, jajaran Badan
Pengurus Kantor Perwakilan LAZISMU Wilayah Lampung menyampaikan bahwa penguatan
strategi fundraising menjadi bagian penting dalam mendukung optimalisasi
penghimpunan dan pendayagunaan dana umat. Ramadhan sebagai bulan penuh
keberkahan menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kesadaran dan
partisipasi masyarakat dalam berzakat serta berbagi kepada sesama.
Pelatihan ini menghadirkan
narasumber dari Tim LAZISMU Jawa Tengah yang berbagi pengalaman, strategi,
serta praktik terbaik dalam pengelolaan fundraising modern, baik secara
konvensional maupun digital. Peserta mendapatkan materi terkait manajemen
kampanye Ramadhan, optimalisasi media sosial, pelayanan donatur, hingga
pelaporan yang transparan dan akuntabel.
Selain sesi materi, kegiatan juga
diisi dengan diskusi interaktif dan perumusan rencana tindak lanjut di
masing-masing daerah dan kantor layanan. Diharapkan, setelah mengikuti
pelatihan ini, para amil mampu menyusun program fundraising Ramadhan yang lebih
terstruktur, kreatif, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, LAZISMU
Wilayah Lampung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme
amil serta memperkuat peran lembaga dalam mendukung gerakan filantropi Islam di
lingkungan Muhammadiyah dan masyarakat secara umum.
Dengan semangat kolaborasi dan
pelayanan umat, diharapkan program Ramadhan tahun ini dapat berjalan optimal
serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi mustahik di seluruh wilayah
Lampung.(Adam)
.jpeg)