Gisting – Pimpinan Daerah
Muhammadiyah (PDM) Tanggamus melalui Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah
(Dikdasmen) menggelar rapat konsolidasi yang menghadirkan seluruh Kepala Amal
Usaha Muhammadiyah (AUM) pendidikan se-Kabupaten Tanggamus pada Senin
(12/1/2026).
Rapat strategis ini dipimpin
langsung oleh jajaran Pleno PDM Tanggamus Bidang Pendidikan, Bapak Muhibbun,
M.Pd. Fokus utama pertemuan ini adalah melakukan pembenahan terhadap manajemen
internal sekolah guna mewujudkan tata kelola pendidikan yang berkemajuan.
Dalam arahannya, Bapak Muhibbun
menekankan pentingnya standarisasi dalam pengangkatan jabatan strategis di
sekolah. Pembahasan mencakup mekanisme pengangkatan Kepala Sekolah, Wakil
Kepala Sekolah, hingga staf pegawai. Selain itu, PDM juga melakukan pendataan
mendalam terhadap pegawai yang akan memasuki masa Purna Bakti (pensiun). Hal
ini dilakukan agar proses regenerasi kepemimpinan di sekolah Muhammadiyah
berjalan stabil dan tidak meninggalkan kekosongan manajerial.
Selain urusan SDM, konsolidasi
ini menyoroti dua pilar utama stabilitas sekolah: Pengelolaan Keuangan dan
Asesmen Sarana Prasarana (Sarpras). PDM Tanggamus menginstruksikan seluruh
kepala sekolah untuk menerapkan sistem pelaporan keuangan yang akuntabel dan
transparan.
“Kelengkapan administrasi bukan
sekadar urusan kertas, tapi soal integritas. Kita ingin seluruh sekolah
Muhammadiyah di Tanggamus memiliki standar administrasi yang sama, transparan,
dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Muhibbun.
Terkait sarana prasarana, PDM
melakukan audit terhadap kondisi fisik bangunan dan aset yang dimiliki oleh
persyarikatan. Hal ini bertujuan untuk memetakan gedung-gedung yang membutuhkan
perbaikan segera sehingga pelayanan pendidikan tetap optimal dan aman bagi
siswa.
Dengan adanya konsolidasi ini,
diharapkan seluruh sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Tanggamus memiliki
keserapan persepsi dalam manajemen, sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang
profesional dan unggul dalam pelayanan. (Aryo)
